oleh

Bandar Lampung Zona Oranye, Walikota Beri Kelonggaran Jam Operasional Mal-Minimarket

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung akhirnya memberi kelonggaran jam operasional mal dan minimarket di Kota Tapis Berseri. Hal itu lantaran saat ini Kota Bandar Lampung dalam zona oranye penyebaran Covid-19.

Jika sebelumnya jam operasional dibatasi sampai pukul 19.00 WIB, kini akan diberlakukan hingga pukul 21.00 WIB.

Hal itu diungkapkan oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda setempat di Ruang Rapat Walikota, Jumat, 5 Maret 2021.

“Seperti yang saya sampaikan pada Forkopimda tadi, minimarket dan mal kita kasih waktu sampai pukul 21.00 WIB, yang sebelumnya hanya sampai pukul 19.00 WIB,” ujar Eva Dwiana, dilansir Netizenku.com.

Sedangkan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak ada perubahan, yaitu hingga pukul 22.00 WIB. Lewat dari jam tersebut, maka pembeli tidak diperbolehkan makan di tempat, dan wajib melakukan take away atau dibungkus.

Baca juga: Maskapai Garuda Sediakan Rapid Test Antigen Gratis Bagi Penumpang Domestik

Eva menambahkan, pelonggaran jam operasional ini juga harus disertai dengan komitmen yang kuat dari masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, nantinya akan ada perjanjian khusus yang dibuat antara Satgas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung dengan para pengusaha mal dan minimarket.

“Kita minta kerjasamanya dari seluruh pedagang yang ada di mal dan pusat perbelanjaan. Petugas harus juga lebih ketat lagi mengingatkan protokol kesehatan ke para pengunjung,” jelasnya.

Eva juga mengimbau, agar petugas dan juga pengunjung disarankan menggunakan sarung tangan pada saat berbelanja di minimarket ataupun mal. Nantinya petugas Satgas Covid-19 Bandar Lampung akan mengecek di setiap mal ataupun minimarket agar hal tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Kami juga akan cek petugas yang ada di mal. Selama ini mereka kan tidak pakai sarung tangan. Begitupun pengunjung harus pakai sarung tangan saat berbelanja,” pungkas Walikota wanita pertama di Bandar Lampung itu.(*)

Komentar