VoxLampung.com, Bandar Lampung – Lurah Way Lunik, Dody Marthalaga mengungkapkan, penyebab banjir di kawasan Way Lunik adalah pendangkalan kali dan minimnya daerah resapan air di kawasan hulu.
Dody bilang, kawasan Way Lunik adalah daerah hilir yang menanggung air luapan dari kawasan hulu melalui Kali Way Lunik. Sedangkan saat ini, menurut Dody, Kali Way Lunik sudah mengalami pendangkalan akibat timbunan material dari tambang batu.
“Ada material tambang yang membuat kali Way Lunik semakin dangkal. Sehingga fungsi kali tidak maksimal,” Kata Dody kepada VoxLampung.com via telepon, Rabu, 3/3/2021.
Baca juga: Hujan Belum Berhenti, Warga Way Lunik Panjang Khawatir Banjir Makin Tinggi
Dody bilang, tambang batu di kawasan Way Gubak dan Way Laga lah yang menyumbang material ke Kali Way Lunik. Sehingga, semakin hari, kali itu semakin dangkal.
“Ada sekitar empat atau lima perusahaan yang menambang batu di daerah Way Gubak dan Way Laga itu,” Ungkapnya.
Selain pendangkalan kali, faktor lainnya yakni berkurangnya daerah resapan air di kawasan hulu, sehingga membuat air hujan langsung turun ke kali dan mengalir ke hilir.
Tak hanya itu, faktor lainnya yakni kondisi Jalan Haji Muhammad Salim yang lebih rendah, sehingga ketika kali meluap maka langsung kebanjiran.
“Kawasan paling rendah itu di RT 01 dan RT 02, karena di pinggir aliran sungai. Jadi tidak semua RT terendam banjir, hanya yang di pinggir kali saja. Air yang masuk rumah warga sekitar 20-30 centimeter,” Kata dia.
Baca juga: Hujan Deras Rabu Petang, Kawasan Way Lunik Panjang dan Sekitarnya Kebanjiran
“Sebenarnya banjirnya sebentar saja, paling lama satu jam sudah surut. kecuali air pasang dari laut,” Kata dia.
Saat ini, lanjut Dody, warga sedang beres-beres rumah yang kebanjiran. Kendati demikian, pihaknya juga tetap mengantisipasi banjir susulan, mengingat hujan belum juga berhenti.
“Warga sedang beberes, dibantu pamong setempat, terutama terhadap warga yang daerahnya di pinggir sungai. Tim BPBD juga sudah turun ke lokasi,” Ungkapnya.
Terkait masalah pendangkalan sungai, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji – Sekampung (BBW SMS) untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan Balai Sungai, untuk mengecek kondisi sungai. Mungkin besok juga langsung ada pengecekan, karena tadi ada koordinasi dengan Pak Camat,” Imbuh nya. (*)





Komentar