oleh

ACT Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Pasir Sakti

VoxLampung.com, Pasir Sakti – Desa Mekar Sari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur, menjadi salah satu desa terdampak angin puting beliung pada 8 Februari 2021 lalu. Kejadian yang berlangsung selama empat menit setidaknya merusak 28 rumah warga. Sebagian kerusakan bagian atap hingga rata dengan tanah.

“Kalau mengingat kejadian itu sebagai Pamong Desa rasanya sudah pasrah, kejadianya cepat sekali hingga harus memutar otak untuk pemulihan rumah warga, sedangkan kami tidak memegang dana untuk penanganan bencana,” Kata Gunawan, Sekdes Mekar Sari bersama Kades Supardi dikutip dari ACTNews Sabtu, 27/2/2021.

Kejadian Puting Beliung pertama kali diketahui warga yang sedang berada di Lapangan Sepak Bola. Angin menerbangkan asbes teras rumah warga bernama Santi dan puluhan rumah lainnya.

Baca juga: Ajak Pemuda Bangun Desa, MRI ACT Pesisir Barat Bentuk MRI Desa Biha

Ada satu keluarga terjebak dalam rumah yang terhimpit pohon tumbang. Bahkan satu wanita paruh baya yang tengah sakit jantung hampir tertimpa rumah. Meski terjadi puting beliung susulan, namun tak sekencang yang pertama.

Kini warga terdampak berusaha pulih dari trauma. Meskipun dalam keterbatasan mencari penghasilan, kini warga terdampak bisa menempati rumahnya kembali berkat semangat gotong-royong pamong desa dan warga setempat.

“Mboh piye carane yang penting rumah bisa berdiri lagi, alhamdulillah ada yang kirim bantuan, sisanya masih minjam di toko bangunan,” jelasnya.

Marketing Komunikasi ACT Lampung Hermawan Wahyu Saputra mengatakan, kunjungan ke Desa Mekar Sari untuk menyalurkan titipan dari Himapis Unila dan Komunitas Sakai Sambayan berupa sembako.

Setelah berkomunikasi langsung dengan Pamong Desa dan warga terdampak, diketahui bahwa kondisi rumah sudah berdiri seperti semula. Namun terdapat warga yang tengah berjuang sembuh dari sakit, yaitu lansia yang tak berpenghasilan juga bekerja buruh serabutan sehingga masih membutuhkan bantuan seperti sembako dan modal usaha.

“Sisa puing-puing dampak Puting Beliung masih tersisa di sekitar rumah, terlihat betapa dahsyatnya kekuatan angin. Sekarang warga beraktifitas seperti biasa untuk menghapus trauma,” tutupnya.(*)

Komentar