oleh

Apes! Jual Handphone Curian Lewat Medsos, Maling Babak Belur Dihajar Massa

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Seorang pria yang diduga mencuri handphone (HP) milik driver Gojek babak belur dihajar massa. Pelaku dihakimi warga saat hendak ketemuan dengan calon pembeli ponsel, yang rupanya adalah korbannya sendiri, di Jalan Antasari, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu, 13/2/2021.

Mulanya, pelaku bernama Adi Saputra, warga Kedamaian, menawarkan HP hasil curiannya di sebuah marketplace. Lantas, seseorang menghubunginya, dan menawar ponsel tersebut. Setelah terjadi kesepakatan, mereka berjanji bertemu untuk proses COD (cash on delivery) di depan restoran cepat saji Burger King Antasari.

Setibanya di lokasi pertemuan, Adi bertemu dengan pembelinya tanpa menaruh curiga. Sang pembeli yang ternyata adalah kakak korban memeriksa ponsel tersebut.

Baca juga: Ngaku Iseng Ngutil Skincare, 3 Wanita Ini Harus Siap Dihukum 5 tahun Penjara

Untuk memastikan HP tersebut memang milik korban bernama Indra, kakak korban membawa kotak HP untuk mencocokkan nomor IMEI HP, dan ternyata nomornya sama. Tak lama, pemilik HP bernama Indra pun muncul ke hadapan pelaku.

Indra terkejut lantaran mendapati pelaku pencuri HP nya adalah orang yang ia kenal, yang tak lain adalah teman dari pamannya. Saat diinterogasi, pelaku sempat melawan dan mengeluarkan senjata tajam jenis badik. Tak pelak, ulah pelaku memantik amarah korban dan warga yang ada di lokasi, sehingga pelaku menjadi bulan-bulanan masa.

“Ya kawan lah jatohnya. Saya kenal keluarganya. Tadi juga awalnya saya udah ngomong baik-baik,” Kata Indra saat ditemui VoxLampung di lokasi kejadian.

Indra menuturkan, peristiwa pencurian tersebut terjadi dua hari lalu. Saat itu, pagi hari, sekitar pukul 04.30 WIB, Indra masih tidur di basecamp atau tongkrongannya dekat Rumah Sakit Airan Raya, dan HP nya dalam posisi sedang diisi baterai. Saat ia bangun tidur, melihat HP nya sudah raib.

Baca juga: Keren! Napi Rutan Bandar Lampung Sulap Lilin Jadi Pernak-pernik Imlek

Indra lantas mencoba melacak keberadaan HP nya dan memantau marketplace di media sosial. Kemudian, ia mencurigai sebuah HP yang dijual seseorang. Melalui kakaknya, Indra memancing pencuri itu untuk bertemu, dan terjadilah peristiwa amuk massa tersebut.

Beruntung nyawa pelaku diselamatkan polisi yang dengan sigap mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk menghindari amuk massa susulan, pelaku langsung dibawa ke kantor Polisi Sektor Tanjung Karang Timur, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Di lokasi, polisi turut mengamankan satu unit handphone milik korban, dan satu bilah senjata tajam jenis badik.(Imelda)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Rekomendasi