VoxLampung.com, Bandar Lampung – Dua unit motor milik penghuni indekos digasak kawanan pencuri. Kos-kosan di Jalan Adi Sucipto nomor 77, Kebun Jeruk, Bandar Lampung, itu disatroni kawanan pencuri pada Kamis dini hari, 28/1/2021, sekira pukul 04.00 WIB.
M Fadil (26), pemilik kos-kosan mengatakan, saat kejadian, seluruh penghuni sedang terlelap. Sedangkan, motor para penghuni berada di area parkir dengan kondisi gerbang digerbok. Dia mengetahui aksi pencurian tersebut setelah mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Pelakunya empat orang. Dua orang masuk ke dalam, dua lagi nunggu di luar,” Kata Fadil kepada wartawan, Kamis siang, 28/1/2021.
Menurut Fadil, para pelaku sangat lihai dalam menjalankan aksinya lantaran tidak membuat suara sama sekali. Pelaku masuk melalui gerbang yang digembok.
“Biasanya kalau ada yang buka gerbang suaranya nyaring. Ini tidak ada suara sama sekali,” Ungkapnya.
Baca juga: Terekam CCTV, Dua Motor Beat di Rumah Juragan Soto Digasak Maling
Jika melihat dari rekaman CCTV, para pelaku menggunakan topi dan masker sehingga tidak terlihat jelas wajah para pelaku.
“Ini pertama kalinya kejadian pencurian di kos-kosan ini. Memang sekitar 6 bulan lalu sempat ada yang mengintai mau mencuri, tapi ketika menyadari ada CCTV mereka langsung kabur,” Ungkapnya.
Terpantau dari rekaman CCTV, para pelaku mengendap-endap masuk ke area parkir motor. Pukul 03.57 para pelaku mendatangi kos-kosan dan mengawasi situasi sekitar. Lantas, pukul 04.00 WIB mereka mulai masuk ke dalam kos-kosan dengan merusak gembok gerbang.
Dalam waktu kurang dari 2,5 menit, mereka berhasil merusak kunci motor, dan membawa kabur Honda Beat warna biru berplat BE 4874 ME dan Honda Beat Putih dengan plat BE 2716 XX.
Setelah menyadari dua motor penghuni kos-kosan raib dan memeriksa rekaman CCTV, Fadil langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung pada pagi harinya.
Kapolsek Tanjungkarang Timur Komisaris Polisi (Kompol) Doni Arianto membenarkan ihwal laporan pencurian dua unit motor tersebut.
Kompol Doni bilang, pihaknya telah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan telah mengumpulkan petunjuk dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Petunjuk yang ada sementara ini berupa rekaman CCTV dari TKP. Dan berdasarkan rekaman CCTV tersebut, pelaku masuk ke TKP sekira pukul 04.00 WIB,” kata Kompol Doni.
Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, pihaknya akan melakukan patroli subuh atau di jam-jam rawan tindak kejahatan.(*)






Komentar