VoxLampung.com, Bandar Lampung – Sebuah rumah mewah di Perumahan Kedamaian Indah, Jalan Hayam Wuruk, Kedamaian, Bandar Lampung, dibobol maling. Peristiwa itu terjadi pada Selasa siang, 13/1/2021, sekira pukul 13.00 WIB.
Yuli Susanti, pemilik rumah mengatakan, barang berharga di rumahnya yang terletak di Blok C9 itu raib digondol maling di siang hari. Saat kejadian, dia sedang tidak berada di rumah lantaran menjemput anaknya sekolah, dilanjutkan ke tempat usaha keluarganya.
Saat pulang ke rumah, Yuli kaget tatkala mendapati pintu rumah dalam kondisi kuncinya rusak. Dia semakin terkejut ketika mengetahui sejumlah barang berharga miliknya sudah raib. Lemari di kamarnya sudah terbuka semua, dan kondisi kamar sudah berantakan.
Adapun barang berharga yang dibawa kabur maling yakni perhiasan emas berbagai bentuk seberat 50 gram, Emas batangan seberat 250 gram, 10 sertifikat tanah, BPKB mobil Avanza BE 1184 BO, satu mangkok koin kuno berbahan perak, cincin batu akik 500 butir, dan Dolar Singapura senilai Rp5 juta.
“Total kerugian sekitar Rp400 jutaan,” Kata Yuli Susanti saat ditemui VoxLampung.com di kediamannya, Rabu malam, 13/1/2021.
Yuli bilang, ada saksi yang melihat dua orang tak dikenal memasuki rumahnya. Namun, saksi yang merupakan tetangga rumahnya itu tidak menaruh curiga lantaran menduga bahwa dua pria tersebut adalah tamu Yuli.
Baca juga: Aih aih! Kelakuan Maling, Tak Dapat Motor, Alpukat di Pohon pun Diembat
“Ada tetangga yang mendengar ada orang ketuk pintu, disangka tamu saya. Bawa mobil Avanza Hitam Plat BG. Jumlahnya dua orang, satu pake topi, satunya tunggu di mobil,” Ujar Yuli.
Yuli menuturkan, setelah kejadian itu, dirinya baru menyadari bahwa sudah tiga minggu belakangan memang ada kejadian aneh di rumahnya. Sudah tiga kali pot bunga di tembok rumahnya terjatuh. Diduga, rumahnya sudah pernah disatroni para pelaku.
Yuli telah melaporkan kasus ini ke Polsek Tanjungkarang Timur, dan sudah dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Belakangan, tas berisi berkas sertifikat ditemukan di lapangan dekat kompleks perumahan, dalam kondisi basah.
“Tadi saya dipanggil oleh satpam, ketemu berkas-berkasnya di lapangan. Basah semua sertifikat saya,” Pungkasnya. (Imelda)







Komentar