oleh

Tertangkap, Dalang Dibalik Parodi Lagu Indonesia Raya Adalah WNI Umur 16 Tahun

Voxlampung.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri akhirnya menangkap seorang pemuda berusia 16 tahun berinisial MDF. MDF merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi dalang dibalik parodi lagu Indonesia Raya.

Pelaku ditangkap di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis malam, 31/12/2020. Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Direktur Dittipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi.

“Iya, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat di bawah siber Mabes (Polri),” ujar Slamet, dikutip dari Kompas.com, Jumat, 1/1/2021.

Kendati demikian, Slamet tak menjelaskan lebih lanjut mengenai kronologi penangkapannya.

Hal senada diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Kata dia, dari hasil penangkapan pada Kamis malam, ternyata tersangka pelaku pelecehan lagu kebangsaan merupakan remaja berusia 16 tahun, berinisial MDF.

Baca juga: Geger! YouTuber Malaysia Parodikan Lagu Indonesia Raya, Ubah Lirik dan Lambang Negara

Meski begitu, polisi telah menetapkannya sebagai tersangka. Namun, karena pelaku masih di bawah umur, pihak kepolisian memastikan akan memberikan perlakuan yang disesuaikan dengan ketentuan yang ada.

“Dari Cianjur yang tadi malam ditangkap sudah gelar perkara dan kami nyatakan sebagai tersangka dan perlakuannya juga menggunakan undang-undang anak,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jumat 1/1/2021.

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti berupa satu unit CPU, monitor PC dan handphone serta sim card milik MDF.

Penangkapan pelaku merupakan hasil kerjasama Polri dengan Polis Di-Raja Malaysia (PDRM). Pihak PDRM menjelaskan bahwa penyunting lagu Indonesia Raya bukan orang Malaysia.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Polisi Negara Malaysia Tan Sri Abdul Hamid Bador, Kamis, kemarin.

Sebelumnya diberitakan, seorang YouTuber parodikan Lagu Indonesia Raya. Dia mengubah lirik dan lambang Negara, dan diunggah melalui akun Youtube My Asean.

Pada unggahannya tersebut channel My Asean mengubah total lirik dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas, selain itu mereka pun mengganti lambang negara burung Garuda dengan ayam jago dengan latar belakang bendera Merah Putih.(Ahmad Riduan)

Komentar