Voxlampung.com, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi memperpanjang masa kegiatan belajar mengajar di rumah secara daring hingga April 2021.
Walikota Bandar Lampung Herman H.N mengatakan, masih tingginya angka kasus Covid-19 menjadi alasan utama perpanjangan masa belajar online ini.
“Kita tunda lagi KBM tatap muka di sekolah hingga awal April 2021, karena kondisinya saat ini kasus Covid-19 masih tinggi dan ini menyangkut masalah nyawa,” kata Herman kepada awak media, Rabu, 30/12/2020.
Suami dari Eva Dwiana ini menjelaskan, Pemkot tak mau mengambil risiko KBM tatap muka di Bandar Lampung. Kegiatan tersebut bisa dibuka kembali jika kota Bandar Lampung sudah zona hijau atau kasus konfirmasi Covid-19 menurun.
“Saya tidak berani ambil risiko untuk buka sekolah dalam waktu dekat ini, karena ini masalah nyawa manusia, masyarakat. Saya buat surat edaran bahwa sekolah tatap muka kita tunda hingga April tanggal 4 atau 5. Mudah-mudahan yang terpapar juga sudah tidak ada atau sedikit,” kata dia.
Perpanjangan kegiatan belajar daring ini berlaku bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Bandar Lampung. Sementara bagi siswa SMA/SMK merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung.
“Meski siswa SMA/SMK kewenangan provinsi tapi berdasarkan SKB empat menteri semua tergantung bupati dan wali kota sehingga kita lihat kondisinya dahulu bersama di Bandarlampung seperti apa jangan main buka, jelas kalau saya tidak berani karena kita masih zona merah,” kata dia.
Lebih lanjut Herman berharap, agar para orang tua dan siswa bersabar dikarnakan masa belajar daring ini harus diperpanjang. Karena menurutnya permasalahan Covid-19 ini bukan hanya dihadapi Bandarlampung atau pun Indonesia, akan tetapi sudah menjadi masalah seluruh dunia.
“Saya yakin dengan belajar dari rumah pun siswa-siswi ini akan menjadi pintar dan berakhlak mulia asalkan banyak membaca buku dan kitab suci,” pungkasnya.(Ahmad Riduan)







Komentar