VoxLampung.com, Bandar Lampung – Firma hukum Sopian Sitepu & Partners kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Hukumonline Practice Leaders & Top 100 Indonesian Law Firms Awards 2026, kantor hukum yang berbasis di Lampung tersebut berhasil masuk dalam lima besar firma hukum terbaik kategori non-Jakarta.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas layanan hukum dari daerah mampu bersaing dengan sejumlah firma hukum ternama di Indonesia.
Founder Sopian Sitepu & Partners, Dr. Sopian Sitepu, S.H., M.H., mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima kantornya dalam ajang bergengsi tersebut.
“Kami bersyukur atas pencapaian ini. Pengakuan dari Hukumonline menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan hukum kepada masyarakat maupun dunia usaha,” ujar Sopian Sitepu, Sabtu, 20/6/2026.
Tak hanya masuk lima besar kantor hukum terbaik di luar Jakarta, Sopian Sitepu & Partners juga mencatatkan prestasi lain dengan menempati peringkat ke-47 dalam daftar kantor hukum terbaik di Indonesia. Pada kategori mid-sized law firm, firma ini berhasil berada di posisi ke-36 untuk kualitas layanan hukum terbaik secara nasional.
Atas raihan tersebut, Sopian Sitepu & Partners juga memperoleh predikat Elite One, sebuah pengakuan yang diberikan kepada kantor hukum yang dinilai memiliki kinerja unggul pada bidang praktik hukum yang ditekuni.
Menurut Sopian, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim dalam menangani berbagai perkara dengan tingkat kompleksitas yang beragam. Mulai dari perkara pidana, sengketa perdata, hingga penanganan kasus-kasus khusus di bidang hukum kesehatan yang menjadi salah satu fokus layanan firma tersebut.
Ia menilai penghargaan itu bukan sekadar pencapaian, tetapi juga tantangan untuk terus berkembang dan meningkatkan profesionalisme para advokat di lingkungan Sopian Sitepu & Partners.
Sopian turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh klien, baik masyarakat maupun perusahaan, yang selama ini memberikan kepercayaan kepada kantornya dalam menangani berbagai persoalan hukum.
“Kami akan terus berupaya memberikan pendampingan hukum terbaik, menjaga profesionalisme, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dunia hukum,” katanya.
Tentang Hukumonline Practice Leaders 2026
Hukumonline kembali merilis direktori Practice Leaders 2026, sebuah pemeringkatan yang memotret kapabilitas dan reputasi kantor hukum di Indonesia berdasarkan bidang praktik hukum yang mereka kuasai.
Chief Operating Officer Hukumonline, Jan Ramos Pandia, menjelaskan bahwa Practice Leaders dirancang untuk memberikan pengakuan kepada firma hukum yang menunjukkan keunggulan pada area praktik tertentu.
Berbeda dengan pemeringkatan yang menilai kantor hukum secara umum, Practice Leaders lebih menitikberatkan pada kualitas layanan, pengalaman, serta kompetensi yang dimiliki firma hukum dalam bidang-bidang spesifik.
“Pendekatan tersebut semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan klien terhadap layanan hukum yang lebih khusus dan strategis di tengah kompleksitas regulasi yang terus berkembang,” kata Ramos, dikutip dari laman HukumOnline.com.
Dalam pemeringkatan tahun ini, Hukumonline melakukan evaluasi terhadap kemampuan kantor hukum pada 36 bidang praktik, mulai dari korporasi, merger dan akuisisi, perbankan dan pembiayaan, pasar modal, hingga sektor-sektor yang berkembang pesat seperti perlindungan data pribadi, fintech, blockchain dan cryptocurrency, perdagangan karbon, pembiayaan hijau, serta teknologi dan telekomunikasi.
Sebanyak 246 kantor hukum ikut berpartisipasi dalam Practice Leaders 2026. Penilaian dilakukan berdasarkan data yang disampaikan langsung oleh peserta, meliputi pengalaman menangani klien, tingkat kompleksitas perkara maupun transaksi, dampak pekerjaan hukum yang diberikan, serta kapasitas sumber daya profesional yang dimiliki.
Tahun ini Hukumonline juga memperkenalkan kategori baru, yakni Super Elite One, yang diberikan kepada kantor hukum yang mampu meraih predikat Elite One pada sedikitnya 15 bidang praktik hukum. Kategori tersebut menjadi tolok ukur baru dalam menilai konsistensi kualitas layanan dan keluasan kompetensi sebuah firma hukum.
Seluruh direktori Practice Leaders 2026 disusun melalui proses pemetaan dan analisis berbasis data primer. Setiap kantor hukum diminta menyampaikan bidang praktik unggulan beserta daftar perkara atau transaksi yang ditangani selama satu tahun terakhir.
Penilaian mencakup sejumlah indikator, mulai dari profil klien, hasil pendampingan hukum yang diberikan, jumlah pihak yang terlibat dalam suatu perkara atau transaksi, tingkat kerumitan kasus, hingga jumlah tenaga profesional atau fee earners yang dimiliki masing-masing firma hukum.(*)




Komentar