VoxLampung, Bandar Lampung – Efendi (57), seorang wiraswasta asal Bandar Lampung, bersyukur menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mendapatkan pelayanan operasi usus buntu di RS Bhayangkara. Berstatus peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas III, ia mengaku seluruh proses pelayanan berjalan cepat, nyaman, dan tanpa diskriminasi.
“Pagi saya masuk IGD, sore harinya langsung masuk ruang operasi. Kamar inapnya juga nyaman dan bersih. Saya merasakan betul layanan JKN ini nyata membantu,” kata Efendi, Selasa, 19 Agustus 2025.
Awalnya, Efendi mengira nyeri perut yang dialaminya hanyalah sakit biasa. Namun rasa sakit di bagian kanan bawah perut semakin parah hingga membuatnya sulit berjalan. Ia pun dibawa keluarga ke klinik terdekat, yang kemudian memberikan rujukan ke rumah sakit karena terbatasnya fasilitas.
Di rumah sakit, Efendi menjalani operasi usus buntu pada hari yang sama. “Prosesnya cepat, administrasinya juga tidak ribet. Cukup menunjukkan kartu BPJS atau KTP, langsung ditangani,” ujarnya.
Baca Juga: PLN NP Ubah Limbah Kelapa Sawit jadi Bahan Bakar Cofiring PLTGU Belawan
Selama lima hari menjalani perawatan, Efendi menilai pelayanan rumah sakit sangat baik, mulai dari satpam, petugas pendaftaran, dokter, hingga perawat. Semua ramah, informatif, serta tidak membeda-bedakan pasien JKN dengan pasien umum. “Obat dan makanan diberikan teratur, ruangan bersih, saya merasa sangat diperhatikan,” tambahnya.
Operasi berjalan lancar. Efendi bahkan mengaku tidak merasakan nyeri berat dan sudah bisa berjalan normal setelah beberapa hari. Ia menyadari pola makan yang kurang sehat kemungkinan menjadi pemicu penyakitnya.
“Pengalaman ini membuat saya semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Saya juga bisa membuktikan bahwa isu batasan rawat inap tidak benar adanya. Program JKN betul-betul menolong masyarakat, terutama yang kurang mampu,” tutup Efendi penuh syukur.(Rls)







Komentar