VoxLampung, Bandar Lampung – Rycko Menoza dipastikan melenggang ke Senayan. Ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengesahkan rekapitulasi perolehan suara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Lampung I khususnya dari Partai Golkar yang sebelumnya sempat ditunda.
Dalam rapat pleno KPU RI di Jakarta, Senin sore, 11/3/2024, saksi Partai Golkar akhirnya mempersilakan KPU Lampung melanjutkan pembacaan rekapitulasi hasil perolehan suara Dapil Lampung I dari Partai Golkar.
Setelah hasil rekapitulasi dibacakan KPU Lampung, perolehan suara Rycko Menoza tetap berada di posisi wahid, dengan perolehan 53.813 suara. Di urutan kedua ada nama Sekertaris Jendral DPP Partai Golkar Lodewijk F Pulaus dengan perolehan 50.093 suara.
“Bismillah, sah, rekapitulasi perolehan suara DPR RI Lampung I,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.
Hasyim Asy’ari bilang, sebelumnya saksi Partai Golkar sempat meminta pembacaan rekapitulasi suara ditunda lantaran akan diteliti di internal partai terlebih dahulu. Kini setelah perolehan suara diteliti di internal, saksi Golkar telah mengizinkan pleno dilanjutkan kembali.
Diketahui, Dapil Lampung 1 terdiri dari Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat dan Lampung Barat.
Dari sebaran 8 kabupaten/kota tersebut, alokasi kursi yang diperebutkan sebanyak 10 kursi. Hasil penjumlahan suara di Dapil Lampung 1 tersebut, ditemukan Partai Gerindra mendapatkan 2 kursi, PDIP 2 kursi, PKB, Golkar, NasDem, PAN, Demokrat, dan PKS mendapatkan 1 kursi.
Masih berdasarkan Form D di 8 hasil pleno tingkat kabupaten/kota dari Dapil Lampung 1, Rycko Menoza hanya unggul di Lampung Selatan (Lamsel) dan Bandar Lampung (Balam).
Bermodalkan unggul suara di Kabupaten Lampung Selatan (24.346) dan Kota Bandar Lampung (18.580), maka Rycko Menoza dipastikan duduk di senayan menggeser petahana Lodewijk F. Paulus.
Rycko Menoza sendiri merupakan mantan Bupati Lampung Selatan periode 2010-2015. Rycko juga merupakan putra dari mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP. (*)




Komentar