VoxLampung, Bandar Lampung – Satu kamar santri Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin Bandar Lampung terbakar pada Selasa pagi, 27/2/2024, sekira pukul 07.00 WIB. Si jago merah melahap satu kasur dan bagian plafon kamar di lantai 2 Ponpes asuhan KH Ismail Zulkarnain tersebut.
Api diduga berasal dari sebuah alat setrika baju yang lupa dicabut dari stop kontak setelah digunakan. Lantas, api membakar di bagian kasur dan menjalar hingga plafon Ponpes yang berada di Komplek Villa Mas, Jalan Dr Harun 2 Gang H Agus Salim 1, Kota Baru, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung itu.
Menyadari ada api yang membakar isi kamar, para santri langsung bahu membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah, setelah terjadi insiden hampir kebakaran, kasur dan plafon saja yang terbakar, yang penting anak-anak selamat. Alhamdulillah, dengan izin Allah api bisa dipadamkan. Allahuakbar,” kata Ismail Zulkarnain.
Ismail menjelaskan, di setiap gedung Ponpes sejatinya telah tersedia alat pemadam api ringan (APAR). Namun lantaran panik, para santri tak menggunakan alat itu. Kendati demikian, para santri yang bergerak sigap akhirnya berhasil memadamkan api sehingga tak menjalar lebih luas lagi.
“Ini pelajaran juga untuk para santri supaya hati-hati, karena walaupun sudah bisa menggunakan alat pemadam kebakaran, saking paniknya jadi lupa dipakai (APAR),” ungkap Ismail.(*)







Komentar