VoxLampung, Bandar Lampung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) melalukan acara pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan berlangsung di Pusat Mahasiswa FEB Unila, Senin pagi, 19/2/2024.
Di hadapan seluruh tenaga pendidik, Prof Nairobi, Dekan FEB Unila menjelaskan, ZI merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen dalam mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam mencegah korupsi di lingkungan kampus.
Prof Nairobi bilang, FEB telah melaksanakan enam poin penilaian ZI di antaranya; Area Manajemen Perubahan, Area Penataan Tata Laksana, Area Penataan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Area Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Area Penguatan Pengawasan, dan Area Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Evaluasi ZI akan dilakukan setiap tiga bulan, mulai Februari hingga Desember 2024, guna menjamin keberlangsungan kegiatan. Ia juga menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan selama ZI berlangsung, seperti Pelayanan Berintegritas dan Pelayanan Prima Berbasis Informasi Teknologi.
Kegiatan dilanjutkan dengan pesan dari Wakil Rektor BUK Prof Rudy. Ia menekankan, ZI bukan sekedar formalitas. Setelah perencanaan ZI, akan disusun peta jalan pembangunan ZI dan Reformasi Birokrasi. Ia juga berharap, para ASN akan mengubah pola pikir dan perilaku mereka sesuai dengan nilai-nilai ZI.
Perlu diketahui bahwa pencanangan zona integritas yang dilaksanakan hari ini bukan sekedar membungkus saja. Pencanangan ini adalah awal bagi kita untuk mencapai sesuatu yang lebih baik,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Deklarasi Zona Integritas dan penandatanganan Pakta Integritas oleh Dekan FEB Unila, diikuti para wakil dekan, disaksikan Wakil Rektor BUK dan Kepala BUK Unila.
Dilanjutkan penyerahan SK agen perubahan unit satuan kerja ZI WBK WBBM di lingkungan FEB Unila. Mereka antara lain Prof. Rindu Rika Gamayuni, Dr. Igo Febrianto, Prayudha Ananta, sebagai perwakilan dosen, Sahidin, SE, Didik Sudarmansyah, sebagai perwakilan tendik, dan Endriko Bagus Pratama, Ande Setiawan, Dwi Nadya Puspita, selaku perwakilan mahasiswa.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi awal komitmen bersama seluruh sivitas akademika FEB Unila untuk mewujudkan terselenggaranya sistem pemerintahan yang lebih baik, bebas dari korupsi, dan terus memberikan pelayanan terbaik di lingkungan kampus.(Rls)



![[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan Berita"]](https://voxlampung.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260424-WA0023-300x178.jpg)



Komentar