oleh

Ma’had Aly Madarijul Ulum Lampung Gelar PK2MA dan Diklatsar Mensamu Angkatan Ketiga

VoxLampung, Bandar Lampung – Ma’had Aly Madarijul Ulum kembali menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kader Kepemimpinan (PK2MA) dan Diklatsar Mensamu Angkatan Ketiga. Kegiatan kali ini dengan sesi outdoor yang berlangsung selama tiga hari dua malam di Lapangan Hutan Kawasan Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, pada 9-11 Januari 2024.

Dalam amanatnya sebagai inspektur pada saat upacara pelepasan, Kyai Ihya, mudir Ma’had Aly, menegaskan prinsip bahwa lebih baik pulang dengan nama daripada gagal menjadi ulama.

Para peserta kegiatan ini, mahasantri yang mahir dalam membaca dan memahami kitab kuning, diingatkan bahwa untuk menjadi seorang ulama, tidak cukup hanya memiliki keilmuan kitab saja.

“Diperlukan juga mental yang kuat menghadapi kompleksitas dan beratnya tantangan ulama di masa yang akan datang,” kata Kyai Ihya.

Kyai Ihya menekankan bahwa ulama bukan hanya berkhidmah sebagai pengajar, tetapi harus mampu masuk di berbagai unsur pemerintahan, baik eksekutif, legislatif, maupun militer. Kejujuran dan kedisiplinan dianggap sebagai modal utama bagi kesuksesan santri di masa yang akan datang.

PK2MA dan Diklatsar Mensamu Angkatan Ketiga sesi outdoor oleh Ma’had Aly Madarijul Ulum.| ist

Upacara pelepasan turut dihadiri oleh AKBP Rio Cahyowidi, Kabag Dalpers ro SDM Polda Lampung. Rio memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan memberikan motivasi mengenai pentingnya memiliki pribadi yang tangguh untuk menjadi seorang ulama.

Rio Cahyowidi berharap adanya lulusan Ma’had Aly yang mampu menjadi anggota POLRI, bahkan menjadi Kapolda atau Kapolri. Ia menyampaikan bahwa penerimaan calon peserta POLRI segera dibuka, dan memastikan bahwa lulusan Ma’had Aly dapat mendaftar.

Kyai Ichwan Adjie Wibowo, selaku ketua PCNU Bandar Lampung, juga turut hadir dan menekankan pentingnya tanggung jawab dalam mengemban amanah dari pesantren, guru, dan kyai. Adjie menitipkan pesan kepada para peserta untuk menjadi benteng aqidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah melalui penguatan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, sebagai langkah mempertahankan kemerdekaan NKRI.

Kegiatan ini akan diisi oleh para pemateri dari tokoh-tokoh di wilayah Provinsi Lampung, seperti Kyai Eman Sulaiman (Ketua Bidang Dakwah HAMIDA Pusat), Kyai Taufik (Katib Am PCNU Bandar Lampung), dan Kasalantas Polresta Bandar Lampung.

Adapun pelatih dan mentor dalam kegiatan ini akan berasal dari para anggota marinir dari Yon 7 dan Yon 9 Beruang Hitam, dibantu oleh Asatid dan dosen Ma’had Aly. Substansi utama dari kegiatan PK2MA outdoor ini adalah menanamkan sikap jujur dan disiplin bagi mahasantri, menjadi langkah awal dalam membentuk karakter kader kepemimpinan yang handal.(Rls)

Komentar