oleh

Tingkatkan Nilai Jual Beras Petani, Dwita Ria Gelar Bimtek Tanaman Pangan di Lamteng

VoxLampung.com, Lampung Tengah – Berangkat dari kepedulian dan kecintaannya terhadap petani padi di Lampung, membuat Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dwita Ria Gunadi menggandeng mitra kerja nya yakni Direktorat Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, untuk menggelar kegiatan Bimbangan Teknis Tanaman Pangan. Kegiatan ini demi meningkatkan nilai jual beras di Provinsi Lampung.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, dan diikuti 70 peserta pada 14 September 2021 dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Sebelum memasuki ruangan, para peserta di haruskan swab antigen dan pengecekan suhu tubuh. Puskesmas setempat juga dilibatkan langsung, guna menjamin protokol kesehatan selama acara berlangsung.

Dwita Ria mengatakan, Lampung sudah ditetapkan sebagai Lumbung Pangan Nasional, khususnya dalam hal produksi beras. Akan tetapi, kualitas beras yang telah dihasilkan, tidak sebanding dengan harga beras yang diharapkan oleh para petani di Lampung.

“Ongkos produksi besar, tetapi harga jual rendah, sehingga perlu inovasi,” kata Legislator Partai Gerindra tersebut, berdasarkan rilis yang diterima VoxLampung, Selasa, 14/9/2021.

Dwita Ria berfoto bersama para pemateri dan peserta Bimtek Tanaman Pangan di Punggur, Lampung Tengah. | ist

Dwita Ria menuturkan, dengan menggandeng Kelompok Wanita Tani dan Pemuda Tani, dia berharap tantangan harga beras menjadi sebuah peluang besar dengan inovasi.

“Saya harapkan, melalui bimbingan teknis ini, akan muncul wirausaha baru, yang akan membantu kehidupan para petani itu sendiri,” Ungkapnya.

Legislator yang juga sangat berpengalaman di bidang pertanian itu bahkan menyebut, harusnya petani itu paling sejahtera kehidupannya. Untuk itu, dia mendatangkan secara khusus kegiatan bimbingan teknis, agar petani padi di daerah bisa mandiri secara ekonomi, dengan berjualan beras instan.

“Kalau mie instan, bahan bakunya gandum kita harus import, kalau bisa mengelola beras instan, bahan bakunya murah dan ada dimana-mana. InsyaAllah petani makmur dan sejahtera,”ujar Dwita Ria.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Rekomendasi