Voxlampung.com, Myanmar – Khing Hnin Wai, seorang guru penjas di Myanmar tak menyangka menjadi salah satu saksi dalam peristiwa bersejarah di Myanmar.
Saat itu, dia sedang senam aerobik di depan gedung parlemen di Nay Pyi Taw Myanmar dengan diiringi lagu “Ampun Bang Jago”. Tiba-tiba di belakangnya muncul konvoi militer Myanmar yang akan melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah.
Khing yang saat itu begitu menikmati aerobik tak sadar bahwa di belakangnya ada iring-iringan truk garda dan kendaraan militer Myanmar tengah berusaha menduduki gedung parlemen.
Lagu Ampun Bang Jago sendiri dibuat oleh Jonathan Dorong Pangalo (Tian Storm) dan Everly Salikara (Everslkr), musisi dari Indonesia. Lagu tersebut sedang tren di aplikasi joget Tiktok.
Lagu ini sudah sangat terkenal di Indonesia karena berisi sindiran terhadap orang yang merendahkan orang lain. Begitu mirip dengan Junta Militer Myanmar yang menggulingkan pemerintah sah setelah kalah di pemilu beberapa waktu lalu.
Dikutip dari indozone, Khing sendiri mengaku mendengar suara helikopter saat menari, namun masih belum sadar apa yang terjadi. Ketika mengetahui sedang terjadi kudeta, dia tidak diusir oleh aparat kepolisian.
Baca juga: Myanmar Darurat! Aung San Suu Kyi dan Presiden Ditahan, Militer Ambil Alih Kekuasaan
Malahan, dia masih sempat mengucapkan selamat tinggal saat hendak pulang.
Diketahui, Khing memang cukup aktif mengunggah video senam aerobik di akun Facebooknya, Khing Hnin Wai, di lokasi yang sama.
Ihwal kudeta, sebelumnya diberitakan militer Myanmar menangkap Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint. Mereka menuduh kemenangan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi dalam Pemilu 2020, penuh kecurangan dan minta diulang.
Juru bicara Myo Nyunt membenarkan bahwa Aung San Suu Kyi, Presiden Myanmar dan para pemimpin lainnya telah ditahan pada dini hari. Nyut meminta agar hal ini tidak ditanggapi dengan gegabah, namun dijalankan sesuai dengan hukum.
“Saya ingin memberi tahu orang-orang kami untuk tidak menanggapi dengan gegabah dan saya ingin mereka bertindak sesuai dengan hukum,” katanya.
Dia juga menyebut tidak menutup kemungkinan bahwa dirinya juga akan ikut ditahan usai Aung San Suu Kyi.(*)






![[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan Berita"]](https://voxlampung.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260424-WA0023-300x178.jpg)
Komentar