oleh

Tewas Dikeroyok Kawanan Pemotor, Keluarga Sebut Didi Ferdiana Bekerja di Rumah Makan

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Jenazah korban pengeroyokan yang mayatnya tergeletak di depan SPBU Campang Raya, diperiksa oleh tim forensik Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung. Sejumlah keluarga dan kerabat datang ke sana untuk melihat kondisi korban yang diketahui bernama Didi Ferdiana.

Kakak kandung korban, Andriani mengatakan, korban terakhir meninggalkan rumah pada Sabtu malam, 7/1/2021. Namun, gelagat korban tidak menunjukkan ada masalah. Korban seperti biasa pulang ke rumah sebentar, dan tak lama pergi lagi untuk bekerja.

“Tadi malam pulang. Tapi gak ngomong apa-apa, pergi lagi. Aktivitasnya memang begitu sehari-hari,” Kata Andriani kepada VoxLampung.com, di RSUDAM Lampung, Jumat pagi, 8/1/2021.

Wanita yang akrab disapa Aan itu mengungkapkan, sang adik memang terbilang jarang berapa di rumah. Keluarga hanya tahu Didi bekerja di salah satu rumah makan yang beroperasi 24 jam.

“Dia memang aktifitasnya begitu, pulang malam, pulang pergi lagi. Pagi pulang pergi lagi. Mungkin kami memang kurang kontrol. Dia bilangnya kerja di rumah makan 24 jam, cuma salahnya kami kurang teliti, sama adek,” Ujar Aan.

Baca juga: Dikeroyok Kawanan Pemotor, Pemuda Tewas Tergeletak di Depan SPBU Campang Raya

Sejauh ini keluarga belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya Didi lantaran belum mendapat keterangan resmi dari kepolisian maupun saksi mata.

“Saya belum ketemu polisi, belum ketemu saksi perempuan yang mendampingi dia. Jadi saya juga informasinya masih simpang siur. Saya juga dapat informasi ini dari Facebook tadi pagi,” Imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda tewas setelah dikeroyok kawanan pemotor berjumlah 5 orang pada Jumat pagi. Saat itu korban berboncengan dengan teman wanitanya dan berhenti di depan SPBU Campang Raya, Jalan Soekarno Hatta.

Setelah korban tidak berdaya, para pelaku kabur ke arah Panjang. Korban tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa di depan SPBU bersama teman wanitanya yang selamat dalam kejadian ini. (Imelda)

Komentar