VoxLampung.com, Bandar Lampung – Objek Wisata Taman Satwa Lembah Hijau Lampung menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi semua pengunjung dan pegawainya. Hal itu dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.
Meski tak mengadakan pesta malam pergantian tahun, objek wisata yang terletak di Jalan Raden Imba Kesumaratu, Sukadanaham, Bandar Lampung ini akan tetap beroperasi di siang hari.
“Sesuai anjuran pemerintah, kami tidak mengadakan acara malam pergantian tahun, jadi pada malam tahun baru kami tutup. Tapi pada siang hari, tanggal 1 Januari 2021 kami akan tetap buka seperti biasa, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat,” Kata Manajer Marketing Lembah Hijau Yudi Indra Irawan kepada awak media, Senin, 28/12/2020.
Adapun protokol kesehatan yang diterapkan yaitu wajib menggunakan masker, cek suhu tubuh di pintu depan, menyediakan tempat cuci tangan di banyak titik, dan menerapkan protokol jaga jarak. Lembah hijau membuat aturan jaga jarak berupa marka, dan membuat sejumlah tulisan pengingat jaga jarak untuk pengunjung.

“Pengunjung wajib bermasker, kalau tak bawa masker bisa beli di kami. Kemudian di pintu masuk nanti dicek suhu tubuh, itu tidak bisa ditawar. Standar kami 37,5 derajat, kalau di atas itu, kami kasih jeda waktu, kalau sampai tiga kali dicek tetap di atas itu suhunya, maka kami tidak izinkan masuk,” Tegas Yudi.
Kemudian, ada pembatasan jumlah pengunjung per jam, yaitu maksimal 400 orang. Sehingga tidak terjadi penumpukan atau kepadatan pengunjung.
“Sebenarnya, kalau dari sisi jaraknya, luas Lembah Hijau itu ada 30 Hektar, jadi sebenarnya 1.000 orang juga gak masalah. Tapi kami menerapkan yang maksimal saja supaya lebih aman,” Terang Yudi.
Yudi bilang, penegakan protokol kesehatan akan dibantu petugas resmi dari gugus tugas Covid-19, yakni dari kepolisian dan dinas kesehatan untuk mengontrol kedisiplinan pengunjung menerapkan protokol kesehatan.
“Jadi kami tetap mengontrol pengunjung di dalam, walaupun di luar (gerbang) sudah pakai masker, terus didalam dibuka, itu akan tetap kami imbau pakai maskernya,” Ungkap dia.

Terkait harga tiket masuk, Lembah Hijau menggunakan sistem satu harga yaitu Rp55 ribu per orang, berlaku tanggal 12-31 Desember 2020.
“Itu satu harga. Jadi dengan membayar satu kali, pengunjung sudah bisa memasuki semua fasilitas yang ada,” Jelas Yudi.
Menurut Yudi, penerapan harga yang lebih tinggi dari hari normal adalah hal yang biasa dilakukan objek wisata. Terlebih, di masa pandemi ini, harga yang cukup tinggi dapat menjadi salah satu cara membatasi jumlah pengunjung yang datang.
“Wajar lah kalau harganya naik, karena setahun sekali. Hal ini mungkin berlaku di semua tempat wisata,” Kata dia.
Yudi menambahkan, selama masa pandemi jumlah pengunjung Lembah Hijau memang turun drastis. Meskipun belakangan, pada masa libur Natal dan Tahun Baru ini mengalami kenaikan lagi.
“Jumlah pengunjung memang sudah lumayan, tapi kalau dibanding masa sebelum Covid-19 masih jauh, mungkin baru 1/3 nya. Tapi kami coba bangkit, karena kalau tutup terus, kami mungkin tidak bisa bertahan,” Ungkapnya.
Menariknya, pengunjung yang datang ke Lembah Hijau sebagian besar berasal dari luar Lampung. Hal itu terlihat dari pelat nomor kendaraan pengunjung.
“Hampir separuhnya dari luar kota, terbanyak dari Palembang. Tak sedikit juga dari Pulau Jawa,” Terang Yudi.(*)







Komentar