VoxLampung, Bandar Lampung – Tim Koalisi Pemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung nomor urut 03 Eva Dwiana-Deddy Amarullah melakukan deklarasi kemenangan. Deklarasi itu berdasarkan hasil penghitungan langsung (real count) yang dilakukan Tim Koalisi.
Dengan demikian, Eva Dwiana memecahkan rekor sebagai wali kota perempuan pertama di Kota Tapis Berseri.
“Kami mengadakan penghitungan secara langsung, berdasarkan data dari saksi-saksi kami di seluruh TPS Bandar Lampung. Hasilnya, 59 % suara didapatkan Paslon yang kami usung, Eva Dwiana-Deddy Amarullah,” Kata Wiyadi, Ketua Tim Koalisi Eva-Deddy, di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Bandar Lampung, Jalan Emir M Noer, Palapa, Rabu, 9/12/2020.
Wiyadi mengatakan, tim sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Bandar Lampung, atas dukungannya terhadap Eva Dwiana-Deddy Amarullah.
“Kami ucapkan terimakasih banyak, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat, apabila pada masa kampanye, kami ada mengganggu kenyamanan masyarakat,” Kata Ketua DPRD Kota Bandar Lampung itu.
Wiyadi bilang, Pilkada tahun 2020 ini cukup pelik dalam pelaksanaannya, mengingat, Pilkada dilaksanakan pada masa Pandemi Covid-19.
“Kami berusaha tetap menerapkan dan mengikuti protokol kesehatan selama menjalankan kampanye.
Alhamdulillah, didukung dengan baik oleh masyarakat,” Ungkapnya.
“Oleh karena itu, tim pemenangan serta Paslon menghaturkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung karena telah mendukung dan mencoblos nomor urut 03,” sambungnya.
Baca juga: Hitung Cepat Rakata, Eva Dwiana-Deddy Menang Telak di Bandar Lampung
Tentunya, lanjut Wiyadi, ini adalah amanah dari masyatakat Kota Bandar Lampung yang harus diemban dan direalisasikan.
“Apa yang menjadi visi-misi dan janji Paslon, Insya Allah akan dilaksanakan. Tentu, dengan jargon lanjutkan ini, kami akan mengawal agar Paslon betul-betul melaksanakan jargon lanjutkan itu,” Ujarnya.
Wiyadi menambahkan, pihaknya malam hari ini mendeklarasikan kemenangan berdasarkan data real count di lapangan.
“Tentu kami menghargai dan tetap menunggu KPU mengumumkan secara resmi pemenang Pilkada Bandar Lampung,” Kata dia.
Selain itu, Wiyadi dan tim juga siap apabila di kemudian hari ada pihak yang melakukan gugatan atas kekalahannya pada Pilkada Bandar Lampung. Menurut dia, dalam kontestasi Pilkada sudah pasti ada yang kalah, ada yang menang. Dan sudah biasa ketika ada yang kalah, ada yang mengajukan gugatan.
“Tapi, jika memang ada (gugatan), kami siap (menghadapi), karena selama ini kami sudah tertib administrasi, dan menjalankan semua hal sesuai prosedur yang berlaku. Kami juga sudah siapkan bantuan hukum,” Kata Wiyadi. [Imelda Astari]





Komentar