VoxLampung – Sektor pertanian sejatinya memiliki potensi yang cukup menjanjikan secara ekonomi. Anak muda tak boleh ketinggalan untuk mengambil peran besar dalam memajukan sektor pertanian di wilayahnya masing-masing, termasuk di Bumi Ruwa Jurai.
“Banyak sekali peran yang bisa diambil oleh pemuda, sudah banyak bukti yang bisa kita lihat bahwa pertanian adalah sektor yang sangat kaya dan menjanjikan. Tinggal dipoles saja, bagaimana pemuda bisa berkreasi, dan berkreatifitas,” kata Redho Saputra, Founder Potensial.id dalam Webinar Muda Bertani bertema Peran Pemuda Lampung di Sektor Pertanian yang digelar DataNyow, Minggu 15 November 2020 lalu.
Maka dari itu, pemuda mesti lebih dulu memupuk rasa bangga dengan sektor pertanian. Sehingga akan memunculkan inovasi, sentuhan teknologi, dan berbagai gagasan lainnya.
“Bangga terhadap profesi pertanian adalah nomor satu, karena hubungannya adalah dunia dan akhirat. Dimana, kita menyediakan stok pangan untuk masyarakat yang sangat luas, pangan untuk kehidupan,” ungkap pemuda kelahiran Kabupaten Pesisir Barat itu.
Pemuda juga harus memperbanyak diskusi dengan petani. Hal itu sangat penting agar pemuda bisa lebih banyak mendapatkan informasi secara nyata di lapangan.
“Harus banyak mendengar, berdiskusi dengan petani. Karena akan ada banyak pelajaran yang kita ambil. Kita juga bisa mendengar banyak keluhan, kendala, dan masukan dari mereka,”papar alumni IPB itu.
Selain itu, pemuda bisa mengupayakan advokasi bagi para petani yang mengalami berbagai kesulitan dalam menjalankan pertanian.
“Sebagai pemuda, kita mencoba mengadvokasi masalah yang dihadapi petani kepada pemerintah, NGO pertanian, atau lembaga-lembaga terkait lainnya,” ujar dia.
Narasumber lainnya dalam webinar tersebut, Setiaji Bintang Pamungkas, Owner Ingreen Hidroponik mengatakan, milenial sangat bisa masuk ke dunia pertanian lantaran punya semangat yang tinggi dan berjiwa energik.
“Anak muda juga dengan cepat beradaptasi di era digitalisasi atau revolusi industri 4.0 yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan pertanian, meski tidak berlatarbelakang pendidikan pertanian sekalipun,” kata Setiaji.
Sementara itu, Founder DataNyow Arna Ramadhan mengatakan, kegiatan webinar bertujuan mengajak anak muda Lampung agar bersemangat memberi kontribusi di sektor pertanian khususnya di Provinsi Lampung.
“Kami menyadari bahwa sektor pertanian ini masih sangat potensial untuk dikembangkan. Hal ini didukung juga dari data bahwa sektor pertanian masih mendominasi pekerjaan di Lampung. Dan, Redho melalui komunitas yang dibentuknya bernama Potensial.id saat ini fokus untuk mengembangkan pertanian di daerah Pesisir Barat dengan memberdayakan para petani lokal,” Jelas Arna.(*)





![[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan Berita"]](https://voxlampung.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260424-WA0023-300x178.jpg)

Komentar