VoxLampung.com, Bandar Lampung –
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Duafa Tahfidzul Qur’an Riyadhus Sholihin, di Jalan Dr. Harun II, Gang Agus Salim, Kotabaru, Bandar Lampung, pada Sabtu petang, 5/2/2022.
Kedatangan Jenderal Dudung beserta istri di Ponpes sekira pukul 17.20, dan disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes KH Ismail Zulkarnain dan istri. Tampak hadir pula Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, anggota Komisi I DPR RI Mukhlis Basri, dan jajaran TNI AD di Lampung.
Abah Ismail, sapaan akrab pimpinan Ponpes, terlihat mengalungkan kain tapis kepada Jenderal Dudung sebagai tanda ucapan selamat datang di Bumi Ruwa Jurai. Selanjutnya, para santri Ponpes juga antusias menyambut Jenderal yang selama ini menjadi inspirasi mereka, dengan pertunjukan tari saman.
Dalam sambutannya, Jenderal Dudung tak henti mengajak santri untuk selalu semangat mengejar cita-cita dan senantiasa bersyukur dalam menjalani hidup. Ia mengaku senang bisa bertemu langsung dengan para santri Ponpes Riyadhus Sholihin.
Untuk memberi motivasi kepada para santri, Dudung menceritakan kehidupan masa kecilnya yang seorang yatim piatu, hidup dengan penuh keterbatasan. Pada tahun 1981, saat ia berusia 12 tahun, berjuang seorang diri memenuhi kebutuhan ekonomi.
“Saat itu saya harus jualan kue, jualan es, jualan koran. Hikmahnya dari itu, kita harus bangkit, dan jangan mengeluh. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepan, masih sangat misteri, tapi harus tetap ikhtiar,” ujar Dudung dihadapan ratusan santri.

Acara juga diisi dengan penyerahan cindera mata dari Ponpes untuk Jenderal bintang empat itu. Kemudian, ada juga penyerahan santunan untuk santri dari Jenderal Dudung. Salah satu santri lantas membacakan puisi khusus untuk Jenderal Dudung, sebagai ungkapan terimakasih atas kedatangan sang Jenderal.
Jenderal Dudung Abdurachman juga menyempatkan diri untuk makan bersama para tokoh agama dan para santri. Pimpinan tertinggi TNI AD itu terlihat menikmati momen kebersamaan tersebut.
Sementara itu, ditemui usai acara, Pimpinan Ponpes, Abah Ismail mengatakan, pihaknya sangat bahagia dan bersyukur kedatangan tamu sosok kharismatik dan berhati mulia Jenderal Dudung.
Menurutnya, Dudung adalah sosok yang patut menjadi tauladan bagi para santri, karena sifat dan karakternya yang rendah hati, tegas, pantang menyerah dan mencintai Islam.

“Beliau latar belakangnya anak yatim dan suka berbagi. Jadi sosok Pak Dudung yang dikatakan orang lain bahwa beliau adalah anti Islam, anti ulama, ternyata di lapangan tidak. Beliau cinta dengan ulama. Malah Pak Dudung punya kebijakan akan memprioritaskan TNI AD yang latar belakangnya dari pondok pesantren, berarti Pak Dudung cinta sama pondok pesantren,” ujar Abah Ismail.
Abah Ismail menambahkan, para santrinya bahkan banyak yang terinspirasi dari sosok Jenderal Dudung, hingga banyak santri yang ber cita-cita menjadi TNI. Bahkan ada beberapa yang kini sudah menjadi anggota TNI.
“Karena terinspirasi itu, maka banyak anak-anak kami kini menjadi TNI, seperti angkatan darat dan marinir. Mudah-mudahan kedatangan KSAD ke Ponpes ini membawa keberkahan buat anak yatim kami,” ungkapnya.(*)







Komentar