oleh

Setiap Jumat, Santri Ponpes Yatim Piatu Riyadhus Sholihin Bandar Lampung Doakan Kesehatan Megawati

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Ratusan santri Pondok Pesantren Yatim Piatu Riyadhus Sholihin Bandar Lampung saban Jumat menggelar doa bersama untuk mendoakan keselamatan bangsa, dan mendoakan kesehatan mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri.

Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin KH Ismail Zulkarnain mengatakan, doa untuk Megawati dilakukan lantaran mereka prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Dimana banyak beredar di media sosial berita bohong (hoax) tentang Megawati yang sedang sakit kritis. Padahal saat ini Megawati dalam kondisi sehat.

“Setiap hari Jumat, bersama seluruh santri kami mendoakan Ibu Megawati. Kami prihatin, harusnya jika ada orang sakit didoakan sehat, ini dibalik, Megawati sehat dibilang sakit, padahal ternyata tidak sakit. Harusnya kita doakan sehat selalu,” kata KH Ismail Zulkarnain yang akrab disapa Abah Ismail itu, saat ditemui VoxLampung, Jumat, 17/9/2021.

Abah Ismail bilang, sejatinya, sebagai muslim, kita semua saling mendoakan kebaikan untuk orang lain. Terlebih, Megawati adalah salah satu aset bangsa, seorang mantan Presiden yang berjasa bagi bangsa, dan juga seorang putri dari proklamator.

“Memang pondok pesantren kami tidak dikenal sama Bu Megawati, tapi kan kita semua kenal siapa ibu Mega, siapa bapaknya, yang seorang proklamator, ibu Mega pernah menjadi pemimpin bangsa ini, tokoh negara. Jadi jangan didoakan yang aneh-aneh. Kita doakan bu Mega panjang umur, sehat selalu, istikomah dalam ibadah, semoga di usianya saat ini ibadahnya semakin mantap,” Ujar Abah Ismail.

Untuk itu, Abah Ismail mengajak masyarakat Indonesia, terutama sesama muslim untuk mendoakan hal yang baik-baik saja terhadap para tokoh bangsa. Dia mengingatkan masyarakat, terutama pengguna media sosial agar tidak terprovokasi berita-berita bohong, dan tidak turut menyebarkan berita bohong yang tak dapat dipertanggung jawabkan isinya.

“Orang muslim itu, kalau mencintai orang lain sama seperti mencintai dirinya sendiri. Janganlah menyebar berita hoax di Facebook, youtube, instagram, yang mengatakan ibu Mega kritis. Tidak boleh seperti itu. Walaupun misalnya benci sama orang, tidak boleh doakan yang jelek-jelek, justru doakan orang itu dapat hidayah, doakan yang bagus-bagus,” Imbuhnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Rekomendasi