oleh

Hanyut di Gorong-gorong Dekat Pasar Tugu, Bocah 3 Tahun Belum Ditemukan

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Tim Gabungan dari Basarnas Lampung, BPBD Bandar Lampung, TNI dan Polisi, berupaya menjebol gorong-gorong, di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, Kebon Jeruk, Tanjungkarang Timur, atau sekitar Pasar Tugu Bandar Lampung, pada Minggu, 16/5/2021.

Upaya tersebut dilakukan guna mencari keberadaan seorang balita berusia sekitar tiga tahun bernama M Alfansyah Sakel. Korban merupakan putra dari Krisna Bayu Arengga alias Angga (35). Korban terjatuh ke parit dan terbawa arus, saat bermain di sekitaran parit bersama kakak dan temannya.

“Ada bocah hanyut, mereka ini lagi pada mandi hujan, tiga orang. Nah, yang duaan ini selamat. Teriak-teriaklah mereka berdua ini kalau kawannya, Sakel, hanyut di daerah Pasar Tugu,” jelas Sri kepada VoxLampung.com.

Utik, paman korban menuturkan, keponakannya diduga terjatuh ke parit di dekat rumahnya, di gang Bukit I, Kelurahan Kebun Jeruk, Tanjungkarang Timur. Ia mendapat kabar dari warga sekitar.

“Sekitar setengah dua siang, ponakan saya main hujan-hujanan, sama kakaknya, terus warga ngasih tau kalo Sakel hanyut,” cerita Utik.

Tim SAR membongkar gorong-gorong di sekitar lokasi terjatuh nya bocah 3 tahun. | Riduan/VoxLampung

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa sandal yang menurutnya digunakan Sakel terlihat dan ditemukan di sekitar lokasi bocah itu terjatuh di parit.

“Saya dikasih sandalnya sama warga, sampe sekarang ini semuanya pada bantu nyari,” pungkasnya.

Pantauan VoxLampung.com di lokasi kejadian hingga pukul 18.00 WIB, tim SAR dan pihak berwajib masih terus melakukan upaya pencarian.

Sementara itu, hadir pula di lokasi kejadian Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana untuk melakukan pemantauan proses pencarian anak hanyut tersebut.

Kepala Basarnas Lampung Jumaril menyatakan, Basarnas bersama tim SAR gabungan akan berusaha semaksimal mungkin agar korban hanyut tersebur segera ditemukan.

“Kami kirimkan tim serta peralatan penyelamatan di air untuk memaksimalkan pencarian dan semoga korban segera ditemukan,” ujar Jumaril melalui keterangan tertulisnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. Ayah korban juga turut serta menyusuri aliran parit bersama Tim SAR untuk mencari korban. (Riduan)

Komentar